yosnex

6 October 2008

Lebaran 2008

Kategori Postingan : 23_keluarga

Lebaran, yang pasti identik dengan berakhirnya puasa, iedul fitri & menikmati liburan. Tapi liburan kali ini suasananya sangat bertolak belakang dengan tahun lalu. Lebaran kali ini beberapa kali atau tepatnya 4 kali, harus ke RS Halmahera Siaga. Keponakan kecelakan motor dan harus mendapatkan perawatan medis. Apa yang tergambar saat kita berlebaran di suasana duka seperti di suatu rumah sakit ? Pasti mempunyai nuansa yang sangat berbeda, karena selama ini, Lebaran selalu identik dengan hura-hura & santai. Masih banyak di tempat lain peristiwa kecelakaan lalu lintas yang menelan korban jiwa, bisa dibayangkan bagaimana suasana haru keluarganya. Dikarenakan selama ini Lebaran selalu dirayakan dengan kegembiraan, atau selama ini - alhamdullillah - saya belum pernah mengalami musibah kecelakaan yang harus berurusan dengan RS. Sebagai perenungan nampaknya, dan signal ini harus ditangkap dengan bijaksana. Masih beruntung tingkat keparahan tidak terlalu mengkhawatirkan meski harus jalan pakai creek. Tapi bagi kami - keluarga besarnya - mengharuskan kami untuk merubah pola berlebaran yang sudah baku dengan banyak penyesuaian. Pada minggu pertama musibah, yang nampak adalah pola adaptasi, baik si sakit maupun kami selaku pendampingnya. Adaptasi berakhir tinggal bagaimana melanjutkan masa penyembuhan dengan berusaha sabar & memahami kekuasaan Allah yang tak terbatas atas manusia ciptaannya. Yang pasti musibah ini merubah pola pikir kami yang sebelumnya mengidentikkan Lebaran dengan hura-hura, maka saatnya kita harus kembali ingat bahwa dibalik ke-hura-hura-an ada kontra-hura-hura yang akan siap dimunculkan. Nampaknya, kali ini giliran salah satu keluarga kami. Jadi, selalu ingat akan kekuasaan Allah, selalu berbuat baik, dan ini adalah warning atau peringatan buat kami keluarganya. Semoga kami selalu dijauhkan dari musibah.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com