Trexia Polygon
Masih lanjutan dari karakter bersepada saya postingan kemarin. Saya lebih suka on-road 75% & off-road 25%. Dari sini kayaknya Astroz kurang tepat. Pertama, ban terlalu besar, cocoknya untuk medan off-road alias tidak rata. Kedua, terlalu berat dan gemuk alias bongsor, kurang langsing, idealnya 10 kg-an saja, sedangkan Astroz sekitar 15 kg-an. Maka alternatif berikutnya adalah menyesuaikan antara medan yang jalan raya dengan karakter sepeda yang tepat. Maka pilihan jatuh kepada Polygon Hybrid. Astroz masuk kategori MTB Hard Tail. Yang membedakan antara Astroz yang MTB dengan Trexia yang Hybrid adalah ukuran ban dan bobotnya. Tapi Trexia untuk fork depannya tanpa suspensi, mirip forknya sepeda Road alias sepeda balap jalan raya.

Alternatif lain Model Hybrid dari Polygon bisa dilihat disini, termasuk spesifikasi Trexia. Dan ada dua model baru lagi, yaitu Waltz & Xabre, yang kayaknya cukup ekononis buat saya. Dengan menggunakan suspensi depan sebagai alternatif pilihan. Ini diambil dari Polygon Malasyia.




