Membuat Stiker 01
Membuat stiker sekarang ini tidak sesulit saat aku kuliah dulu. Dulu teman kuliahku sangat bangga kalau bisa membuat stiker dengan desain sendiri. Permasalahan waktu itu adalah bagaimana membuat kertas yang berperekat, karena belum ada produksi secara masal waktu itu. Kertas yang berperekat tadi dibuat sendiri - kala itu - dengan cara tertentu dengan ramuan secara kimiawi atau dengan lem tertentu. Yang pasti saya gak bisa bikin saat itu. Kalau sekarang masalah media cetak sangat beragam mulai dari kertas dengan kepadatan rendah sampai kertas mengkilap licin seperti kertas foto. Selain media datar juga ada media non-datar, misal pada mug atau gelas. Media kertas berperekat atau stiker ini kalau beli di IBCC ada yang isi 20 lembar seharga Rp. 30,000,-. Ada juga yang lebih murah tapi belinya harus banyak yaitu media stiker yang ukuran asli dari pabrik, baru dipotong-potong menjadi ukuran A4 atau Folio.
Yang paling susah adalah menentukan gambar atau teks apa yang akan dibikin stiker. Ini akan sangat berhubungan dengan bentuk atau bagian yang nantinya akan ditempeli stiker. Motif lingkaran seperti logo B2W cocok untuk segala permukaan, tapi teks alamat blog ini misalnya harus tertampil secara horisontal alias mendatar. Beda lagi untuk tegak atau vertikal, ini harus motif yang tegak pula. Motif tatto atau sign lalu lintas kayaknya menarik untuk dijadikan isi dari tampilan stiker ini.

Gambar diatas diambil dari www.shutterstock.com





CARA MEMBUAT TIKER
Comment by OIS — 18 May 2009 @ 3:39 am