BBM mau naik
Minggu-minggu ini seiring santernya kenaikan harga minyak dunia, maka berhembuslah isu akan kenaikan harga BBM dalam negeri. Semula masih menjadi perbincangan para pengamat ekonomi maupun pengamat politik. Tapi kini sudah diagendakan secara resmi di media masa & TV. Diperkirakan awal Juni akan ada kenaikan BBM 30%-an. Harga BBM pasti berimplikasi negatip terhadap peningkatan kesejahteraan. Boro-boro, meningkatkan kesejahteraan, dengan kenaikan BBM pasti akan terjadi penurunan kesejahteraan. Dampak langsung adalah komponen biaya yang menggunakan langsung bahan bakar minyak ini. Angkot, pastinya akan mengalami dampak langsung kenaikan ini. Penolakan adalah hal biasa karena sopir angkot akan menggerutu manakala memperkirakan raut wajah tak ikhlas dari penumpang yang minta kenaikan ongkos. Mogok, sudah menjadi tradisi, biasanya satu hari pertama kenaikan bbm, besoknya masyarakat-lah yang harus merogoh kantong lebih dalam. Yang pasti beban hidup semakin berat.
Antisipasi terbaik adalah jangan gunakan BBM. Transportasi apa yang tanpa BBM ? Pakai sepeda. Ber-bike-to-work kayaknya solusi sederhana meskipun harus tetap bermodal sepeda layak kayuh. Mengurangi pengeluaran juga langkah bijaksana, atau menambah penghasilan juga bisa diupayakan. Kalau gak bisa menambah, alternatif terbaik adalah menghemat pengeluaran. Dalam kondisi payah seperti kenaikan BBM ini memerlukan kreatifitas untuk menambah penghasilan. Terkait dengan penghasilan tambahan adalah sumber daya apa yang dimiliki yang dapat membuka peluang menambah penghasilan. Modal yang ada harus digali dan dikembangkan. Modal tidak selalu uang, laptop juga adalah modal. Berjualan ringtone dengan cara copy file di sekolah-sekolah juga bisa, membuat aneka kertas lipat & sejenisnya juga bisa. Bahkan kertas fotokopi untuk mewarna juga bisa. Yang penting halal. Laptop juga bisa untuk privat komputer, ini sangat masuk akal dan sesuai dengan sumberdaya pendukung lainnya. Masih perlu daya dukung kelompok, media informasi & jaringan informasi. Ini adalah PR selanjutnya.




