yosnex

24 April 2008

Kendala B2W

Kategori Postingan : 16_my_Astroz

Kendala bersepeda secara klasik adalah kondisi fisik, bila kondisi fisik kurang fit atau kurang sehat menjadikan masalah yang harus diperhatikan. Masalah kurang tidur juga harus diperhatikan karena konsentrasi di jalanan sangat bergantung dari adaptasi reflek diri kita. Sakit yang ringan, seperti batuk & flu, alasan relatif, kenapa relatif, kalau di buat badminton, batuk & flu masih bisa di lawan. Beberapa hari yang lalu, saat kondisi batuk saya masih enjoy bersepeda. Kendala kedua adalah hujan yang mengakibatkan ‘kekhawatiran’ akan kotornya pakaian. Ini terkait dengan sholat, di satu sisi, dan malas membawa gembolan pakaian ganti di tas. Dua sisi ekses yang mengganggu. Hujan juga mengganggu jarak pandang & kemungkinan licin akibat jalan bercampur air & tanah. Hujan juga menjadikan fungsi pengereman menjadi kurang optimal, karena saya belum menggunakan disk-brake. Tapi kendala yang paling mengganggu, meski ini adalah tujuan utama bersepeda, adalah target harus sampai di tempat tujuan pada jam tertentu alias tidak boleh terlambat. Kendala yang masih belum saya alami adalah perlunya lampu pada perjalanan malam hari. Ini penting manakala nantinya saya harus banyak melakukan perjalanan di malam hari.
Bagaimana kendala tadi bisa diminimalkan ? Kondisi fisik adalah ‘bawaan’ yang agak susah di kendalikan. Bisa diatasi salah satunya dengan istirahat cukup & semangat, jangan lupa sarapan pagi yang cukup. Saat pagi akan berangkat harus sarapan, kalau enggak sempat sarapan di rumah, harus menyempatkan beli di jalan. Memasang penutup mulut anti polusi juga upaya mengurangi resiko batuk. Pakaian kotor karena hujan, bisa diatasi dengan jas hujan full-face-all artinya semua terbungkus jas hujan, meski keleluasaan gerak menjadi terhambat. Pemasangan tutup ban atau mud-guard di roda depan & belakang akan meminimalkan resiko terpercik lumpur baik dari roda depan maupun belakang. Menggunakan rem disk-brake disarankan meski untuk saat ini belum waktu yang tepat. Bagaimana kalau takut terlambat, maka berangkat lebih pagi adalah pilihan bijak, meski bisa juga pakai jurus ngebut, meski berisiko kepada napas & dengkul. Lampu bisa dianggarkan, dengan alternatif stiker scott-light warna-warna terang menyala kayak stabillo. Bisa berupa jaket atau rompi dengan warna stabillo tadi.
Aksesories bersepeda lainnya adalah bersifat optional. Pemasangan bel sepeda dan kaca spion merupakan target berikutnya. Baru memikirkan baju jersey, celana jersey, boncengan ringan 5kg, helm sepeda, kupluk (pengganti topi), kaos tangan, backpack (kalau ini kayaknya enggak krn sudah pakai westpak-laptop-ramping yg memang untuk bersepeda, kalau lihat gambar di tasnya), dll.

1 Comment »

The URI to TrackBack this entry is: http://yosnex.blogsome.com/2008/04/24/kendala-b2w-2/trackback/

  1. memang top tas westpak,yang ngedesainnya mendunia

    Comment by danar — 3 April 2009 @ 6:10 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com