yosnex

29 January 2008

Kamus Elektronik

Kategori Postingan : 12_gadget, 22_akademika

Kamus dibutuhkan manakala kita menjumpai suatu istilah atau kata yang disajikan selain dengan bahasa yang kita pahami. Bahasa selain Bahasa Indonesia, pada dasarnya memerlukan kamus. Apalagi yang termaksud bahasa asing yang wajib dikuasai. Bahasa Inggris, misalnya, wajib dipahami. Salah satu alat bantunya adalah kamus. Kamus tersedia dalam dua bentuk, bentuk kertas atau buku dengan ketebalan serta koleksi kata bervariasi. Juga dalam bentuk elektronik. Dalam bentuk elektronik terdapat dua macam, yaitu yang harus menggunakan player atau hardware, semisal harus diinstal di PC atau PocketPC, contohnya adalah PocketDictionary, TransTool, dll. Ada yang berdiri sendiri dengan bentuk seperti kalkulator atau PocketPC. Terkenal dengan nama alfalink. AlfaLink ada dua produk, yaitu kamus elektronik & translator. Kelemahan kamus kertas adalah sedikitnya manfaat penterjemahan, bila dibanding dengan yg elektronik, maka fungsi translator lebih dominan. Bila Anda membeli alfalink yang ‘hanya’ kamus elektronik saja - padahal uang ada - maka Anda kurang tepat keputusannya. Harusnya Anda beli yang full-feature, yaitu Kamus Multibahasa (gak hanya Inggris Indonesia saja), Translator, Voice, Organiser, Kalkulator, FM, Voice Recorder, dll, dalam satu perangkat. Bagaimana serta apa saja featurenya, jangan salah pilih, sesuaikan dengan kebutuhan kebahasaan Anda. Silahkan dipelajari terlebih dahulu dengan seksama, bisa Anda kunjungi alfalink ini.
Penggunaan kamus mempunyai kesamaan dengan kalkulator. Penggunaan saat di SD atau SMP menimbulkan pro-kontra terkait tarik menarik antara manfaat & ketergantungan. Apakah kamus harus dihapalkan ? Jawabannya, sebaiknya. Khususnya bila si Anak tsb mempunyai latar belakang keluarga yang kuat dominan bahasanya. Misal, ayahnya diplomat, maka si Anak wajib menguasai suatu bahasa Asing, minimal Bhs Inggris, setara TOEFL 400 saat SD. Maka diperlukan efektifitas capaian pemahaman bahasa Inggris yang baik, maka kamus sekaligus translator multi bahasa sangat diperlukan. Meskipun bukan anak diplomat, kalau memang harus menghadapi era golbalisasi sudah sewajarnya kita menempatkan penguasaan bahasa sebagai pendamping penguasaan iptek, khususnya IT. Betul, enggak ?

2 komentar »

The URI to TrackBack this entry is: http://yosnex.blogsome.com/2008/01/29/kamus/trackback/

  1. coba BESTA dulu dech,sebelum anda ambil keputusan :) sekalipun anda……..

    Comment by subrata — 11 March 2008 @ 10:47 am

  2. Situs ini mungkin berguna buat yang mau belajar bahasa
    www.BESTA.CO.ID

    Good luck

    Comment by besta — 12 December 2008 @ 6:59 am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com