yosnex

12 January 2008

Sepatu Yonex

Kategori Postingan : 12_gadget


Mengapa ganti sepatu olah raga tidak boleh terlalu sering alias semisal setahun dua kali seperti sepatu kantor ? Alasan pertama adalah mahalnya. Kenapa kurang dari Rp. 200,000,- kukatakan mahal, karena pakainya hanya seminggu sekali, itupun hanya 3 jam. Hanya 3 jam seminggu, berarti sangat mahal bila diperbandingkan antara mahalnya harga dengan lamanya manfaat diambil. Beda dengan sepatu kantor, anggap saja harganya Rp. 250,000,-an, tetap saja lebih murah karena harga segitu dipakai terus-terus-an Senin s/d Sabtu, sehari bisa 10 jam-an. Jadi maklum kalau sepatu kantor boleh sering ganti, tapi sepatu olah raga jangan terlalu sering ganti. Kayaknya cukup 3 tahun sekali baru ganti, itupun dengan catatan harus sobek/cacat/terkelupas/bentuk fisik berubah manfaat berkurang, kalau faktor rusak tadi belum terjadi jangan dulu beli sepatu olah raga baru. Sangat sayang, apalagi bagi mereka yang jarang olah raga, terkadang sepatu olah raga hanya untuk jalan-jalan ke mall atau jalan santai pagi. Karena untuk ke mall atau jalan-jalan pagi, maka pendekatan fashion alias tampilan sangat dikedepankan. Sehingga gonta-ganti sepatu sport sangat wajar dengan alasan malu kalau terlihat hanya dengan sepatu itu-itu saja. Kalau sepatuku adalah sepatu indoor, tidak terpengaruh oleh tampilan publik yang memperhatikan.

Ini tampilan sepatu Yonex khusus bulutangkis atau indoor shoes, bukan untuk jalan-jalan di mall. Karena alas luar sepatu ini sangat rentan terhadap permukaan kasar, semisal batu kasar, jalan kasar, tembok kasar, dan yang permukaan kasar lainnya. Pemakainya juga gak boleh bicara kasar serta berperilaku kasar. Cocok untuk permukaan yang lembut, rata & agak licin. Misal, alas keramik, kayu, karpet, karet (standart lapang bulu tangkis internasional). Intinya, sepatu ini hanya untuk keperluan khusus in-door dengan permukaan rata atau halus.

Apakah produk ini asli & berkualitas ? Ini susah menjawabnya, yang pasti ini produk diakui oleh DikNas. Jarang sekali merek selain buku dan sejenisnya mendapatkan sertifikasi atau pengakuan dari DikNas. Ini sepatu kayaknya juga cocok untuk pelajar, mahasiswa, guru, dosen, bahkan sampai MenDikNas sekalipun. Asalkan yang terkait dengan dunia pendidikan, jadi sangat wajar kalau aku beli produk ini. Kebetulan nama saya Yosnex, sangat mirip dengan merk sepatu yang Yonex.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com