yosnex

7 January 2008

Jonas Photo

Kategori Postingan : 13_kunjungan


Bagi warga Bandung keberadaan Jonas Photo sudah bukan informasi baru lagi. Tempat itu melayani segala kebutuhan fotografi. Kebetulan saat ke sana saya tertarik dengan larangan menggunakan kamera di dalam ruangan. Maksud yang saya tangkap adalah dilarang memotret dagangan atau pelayanan Jonas Photo. Padahal di dalam ruangan toko banyak sekali hal menarik yang bisa diambil atau ditiru untuk dipelajari. Semisal, pajangan foto ukuran besar di bingkai dengan rapi dipasang di atas sehingga terlihat saat kita lewat. Masak mau menunjukkan hal-hal menarik seperti pajangan frame besar itu gak bisa ? Padahal kalau ditunjukkan ke teman yang kebetulan belum pernah ke situ, maka ada kemungkinan tertarik untuk memiliki, karena bisnis foto grafi adalah bisnis pandangan pertama. Artinya, ‘tampilan akhir’ atau ‘finishing touch’ adalah faktor penting saat memutuskan untuk membeli atau memiliki suatu hasil fotografi. Kalau tidak boleh menggunakan kamera sesuai larangan di bawah ini, lalu bagaimana mungkin larangan itu efektif. Yang ke Jonas bisa dianggap 75% bawa kamera, tapi mereka gak boleh pakai kameranya. Kalau video kamera kayaknya boleh karena simbol di larangan bentuk simbolnya untuk kamera. Kalau larangan lainnya, seperti minuman kaleng, makan es krim, makan cake/tart dan merokok, saya sangat terima dan maklum. Tapi larangan memotret adalah kontra-informasi alias sudah tak sesuai dengan bisnis potret-memotret yang selama ini merupakan bisnis inti dari Jonas Photo. Padahal kru Jonas Photo di dalam sana juga memotret. Jadi untuk siapa sebenarnya larangan memotret ini ? Kayaknya Jonas Photo takut kesaingan sama pesaing serius (bisnis sejenis) atau pesaing iseng (fotografer pemula atau yg iseng). Tapi ketika saya ambil gambar larangan tsb, satpamnya cuek-cuek saja. Karena saya paling seneng memotret tulisan yang melarang memotret.

Kemudian tentang harga cetak photo per lembar, distruk tertulis dua harga. Harga asli dikurangi diskon, dan kayaknya diskon ini berubah-ubah sesuai perubahan waktu. Dan sifatnya prerogratif alias terserah Jonas Photo, terkait dengan jumlah cetak atau discount card, atau lainnya. Bagi yang mau cetak silahkan dicermati struk ini khususnya nilai diskonnya. Apakah selalu diskonnya segitu kalau perlu diamati selalu, karena kalau cetak dalam jumlah besar akan sangat berpengaruh. Kalau di toko lain berapa harga cetak 3R per lembarnya ? Mahal atau murahkah di Jonas Photo ? Khususnya untuk layanan yang umum (juga ada di toko lain), semisal cetak foto 3R. Ada informasi ? Di tunggu komentarnya.

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com