yosnex

27 November 2007

Akreditasi PT

Kategori Postingan : 22_akademika

Beberapa waktu ini banyak kegiatan dosen yang seharusnya mengajar beralih profesi sementara menjadi administratur. Alias berkutat dengan pekerjaan non-dosen. Biasanya dosen menyiapkan materi, mengajar di kelas, membimbing mahasiswa bikin TA/skripsi, dll, tapi untuk sementara harus berkutat dengan borang-borang serta formulir isian yang tebalnya bisa 2,000,- (dua ribu) halaman. Akreditasi meminta konsekuensi dari segenap civitas perguruan tinggi. Yang paling penting adalah Kegiatan Belajar Mengajar. Apakah KBM sudah diterapkan, minimal apakah Dosen sudah mengajar secara teratur seminggu sekali sesuai waktu dan mata kuliahnya masing-masing ? Siapa saja yang akan ter-konsekuensi dengan re-akreditasi sebuah PT ?
Pertama, adalah pemilik PT atau Yayasan PT. Pasti ada kebanggan karena bila nilai akreditasi naik dari nilai sebelumnya, pasti merupakan kebanggan. Karena PT adalah milik yayasan, maka yayasan-lah yang paling gembira.
Kedua, adalah mahasiswa. Mahasiswa terbagi dua, mungkin tiga. Ada yang gembira, karena kalau PTnya akreditasi B katanya ada penggantian uang kuliah. Sudah terbayang sekitar 15 juta-an akan diterima. Mahasiswa yang berkarier yang mensyaratkan kenaikan pangkat atas minimal akreditasi B juga pasti akan gembira. Pengakuan atas kuliah selama ini bila B pasti lebih baik daripada C. Mahasiswa yang baru masuk mungkin akan terkena ‘aturan’ baru. Misal, harus adanya seleksi ketat & biaya kuliah yang kemungkinan besar naik. Karena proses akreditasi pasti memerlukan biaya yang besar. Mahasiswa kuliah dengan KBM yang semakin berkualitas terbagi atas dua kelompok, yaitu kelompok serius pasti mendukung peningkatan kualitas, sebaliknya yang ogah-ogah-an pasti menderita. Ujian semakin sulit, tugas semakin banyak, lulus semakin susah. Itu adalah ciri khas pendidikan tinggi yang berkualitas. Itu baru akreditasi B.
Ketiga, para dosen. Saya juga merasa miris juga bila nanti harus mengkondisikan dengan kualitas B, karena saya harus mengajar dengan peningkatan kualitas yang berbeda dari waktu sebelumnya. Harus lebih banyak menyediakan materi 2 kali lipat yang disampaikan. Artinya bila menerangkan materi 2 jam maka materi yang tersedia minimal untuk 4 jam. Alias menyediakan bahan untuk diperdalam oleh mahasiswa. Saya memulai dari menata kedispilinan tatap-muka KBM dulu, baru unjuk kualitas pengajaran. Para dosen lain yang hadirnya bolong-bolong ini menjadi perhatian khususnya pengawas dari Jurusan yang akan menegur secara lisan atau tertulis. Intinya, mengingatkan bahwa kita akreditasinya sudah B, harus ada peningkatan dari waktu sebelumnya.
Keempat, bagian pemasaran. Apa yang harus dijelaskan ? Tentu saja kualitas pendidikan tinggi yang sesuai dengan harapan serta keinginan calon mahasiswa. Apakah mahasiswa yang pindahan akan diperbolehkan masuk meski akreditasi PT asalnya masih C ? Atau, bagaimana kebijakan seleksi administratifnya ? Saya belum bicara seleksi akademik, karena itu butuh waktu. Banyak calon mahasiswa pengennya mendapat jawaban atas pertanyaan seperti ini. Kurang berapa semester saya selesai S1 bila saya sudah D3, tanpa melihat jurusan asal & jurusan tujuan, serta kecocokan mata kuliah. Apalagi ke-ke-sesuai-an akreditasinya. Karena bisa jadi PT asal belum musim akreditasi waktu itu. Ini PR buat para calon mahasiswa yang mungkin harus beradaptasi dengan perubahan akreditasi.
Kelima, kemandirian. Kemandirian berarti kita siap membiayai sendiri secara finansial, kemandirian penelitian, serta semakin mandiri dari ketergantungan dari pihak luar. Semisal, bea siswa. Para calon mahasiswa mampukah membayar uang kuliah dengan biaya sendiri, tanpa ada bea siswa. Semakin tinggi akreditasi semakin kecil peluang untuk mendapatkan mahasiswa, kecuali atas hibah dana bersaing.
Akhirnya, dapat B atau C, masing-2 punya konsekuensi logis. Saya pribadi siap menuju B tapi tetap semangat bila harus menerima C. Apa saja hasilnya itulah potret kita, harus tetap disyukuri sebagai suatu konsekuensi yang harus dijalani. Yang pasti hari ini harus lebih baik dari hari esok, masa depan harus kita persiapakn dengan baik, mulai dari hari ini.

Komentar disini »

The URI to TrackBack this entry is: http://yosnex.blogsome.com/2007/11/27/akreditasi-pt/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Jay of onefinejay.com