KambingJantan
Pernah baca buku KambingJantan ? Ada tiga seri buku karya Radhita Dhika ini. Tapi yang pasti tema sentralnya adalah blog & humoria. Apa positipnya ? Penggalian tema sehari-hari penulis yang mendalam yang disampaiakn dengan bahasa humor. Serta pengungkapan tema sentralnya yaitu belajar di luar negeri (Australia). Namun, sangat disayangkan, dari pandangan saya, yang kayaknya sangat subyektif sekali, tulisan di buku itu kurang sesuai dengan tata tulis secara lazimnya. Lebih dekat ke bahasa lisan yang di tuliskan dalam kata-kata. Atau dengan kata lain, mencoba menuliskan dengan teks huruf-kalimat, suatu ungkapan yang tersampaikan secara lisan. Sehingga banyak dijumpai penulisan teks atau kata tertentu yang kurang lazim, semisal, ostrali untuk Australia, eniwei untuk anyway, dll. Penggunaan tanda ulang dengan petik ‘ ” ‘ semula sangat mengganggu, namun setelah biasa menjadi agak terganggu. Memang buku ini adalah catatan pribadi, alias terserah siapa yang bikin, terserah penulis. Namun, untuk menjadi buku, pasti ada editor yang menyempurnakan ‘pesan’ supaya universalitas pesan dari buku ini bisa sampai di semua kalangan. Apalagi, penulis adalah seorang guru. Buku ini disarankan bagi mereka yang sudah punya landasan berbahasa lisan maupun tulis yang baik, kalau belum, bisa terbawa kekacauan penulisan teks atau kata-kata yang bila dibiasakan akan menciderai kesempurnaan berbahasa Indonesia kita yang selalu kita upayakan kita sempurnakan. Saya, merasa kurang cocok dengan bahasa lisan yang di tuliskan pada buku KambingJantan ini. Masalah isi buku saya setuju saja, karena hanya untuk menghibur saja.
Katanya dari blog yang beralamat dari kambingJantan.com atau http://radityadika.com/ tapi setelah ditelusuri berkas yang ada di buku tidak ada di blognya. Mungkin sudah di hapus terkait pembelian oleh penerbit. Jadi, isi buku KambingJantan ini adalah berasal dari tulisan Dhika yang pernah di muat di blog KambingJantan.com dulu, ketika belum diterbitkan. Kalau Anda senggang dan ingin membaca blog tanpa pakai internet, buku ini silahkan Anda baca. Sebagai hiburan saja. Masalah bahasa kalau Anda sudah ‘berumur’ seperti saya, yang menghindari bahasa gaul, maka siapkan kesabaran dalam memahami kalimat-per-kalimat, karena bukan dia (penulis & editor) yang salah, kitanya aja yang mau-mau-nya membaca, karena penasaran dan butuh sejenak tersenyum & terbahak.




