Hari Senggang
Kapan libur yang terjadi saat bukan saatnya libur ? Biasanya libur kuliah adalah saat pergantian semester dari semester Ganjil ke semester Genap. Itupun hanya satu minggu saja. Lebih panjang liburnya saat selesai semester Genap, sekitar bulan Agustus September tiap tahunnya. Juga ada minggu tenang yang biasanya berlangsung sebelum UAS, tiap semesternya. Tapi ada lagi libur yang hanya ‘beberapa hari’ sisa saja, yaitu bila UTS/UAS yang disediakan waktu selama dua minggu, dan ujian hanya berlangsung kurang dari dua minggu. Biasanya ujian reguler hanya 5 hari + 2 hari, karena sehari ada 3 session. Sehingga 3 hari terakhir dua minggu tadi adalah ‘hari senggang’ tepatnya, bukan hari libur. Bisa untuk bersih-bersih dokumen, main internet atau kerjaan lain. Kapan waktu senggang ini berulang, yang pasti tiap 4 kali dalam setahun. Lumayan untuk ‘merefresh’ sumber daya kita. Bagaimana dengan Anda ? Kapan dan bagaimana menikmati waktu senggang ini bisa meningkatkan produktivitas kita sebagai sumber daya manusia bagi organisasi kerja kita ?
Waktu senggang adalah sangat nikmat manakala sang pimpinan tidak berada di tempat kita kerja, sehingga selain kita bisa fokus ke kerjaan masing-masing juga kayaknya bisa pulang rada sore. Pulang rada sore selain menghindari macet juga baik untuk kesehatan. Dalam artian badan kita akan sehat kalau pekerjaan rada sedikit berkurang. Pulang sore berarti kesempatan menikmati suasana sore dengan laptop kesayangan dan nongkrong di hotspot area. Kalau hari Jumat di Bandung sangat lazim para orang-orang berlalu-lalang dengan mengenakan seragam batik. Seragam batik, meski batiknya enggak seragam menampakkan semangat cinta tanah air. Kalau bukan kita sebagai orang Indonesia siapa lagi yang akan melestarikan batik ini. Jangan sampai kedahuluan Malingsyiah karena di Malingsyiah akhir-akhir lagi hobby mengoleksi budaya negara tetangganya untuk ’siapa tahu’ bisa jadi koleksi negara si Malingsyiah ini. Akupun pakai batik, meskipun bukan orang Batak, tapi kepalaku semakin botak, dan syukur saya tidak terserang batuk.

Akhirnya empunya Batik ini menghabiskan waktu - serta baterei laptop tentu saja - menyongsong maghrib di BSM, berinternet free alias free-hotspot.
























