Bila mempunyai laptop hal yang juga penting diperhatikan adalah penataan folder. Folder atau direktori pada komputer pertama (biasanya PC) sebaiknya mempunyai susunan folder yang sama atau disamakan, atau diupayakan sama dengan di laptop. Kecuali ada maksud membagi fungsi atau peranan antara PC & Laptop dengan berbagai alasan. Alasan yang tepat untuk membagi fungsi antara PC & laptop adalah fungsi mobilitas laptop satu sisi & kepemilikan PC yang biasanya dipunyai oleh tempat kita kerja masing-masing. Tapi ada yang beralasan bahwa keduanya, yaitu PC & Laptop, harus ber-folder identik. Karena PC boleh punya kantor tapi file punya sang pengguna tetap alias kita masing-2. Tapi kalau PC dipakai beberapa orang, misal ada shift pagi, siang & sore, bagaimana ?. Hal yang saya hadapi adalah PC dengan asumsi, saya adalah pengguna tunggal, karena di kami tiap staf mendapatkan PC masing-masing untuk kelancaran pekerjaan.
Membangun folder diawali dengan memisahkan dua bagian utama software, yaitu software program atau aplikasi dan data. Aplikasi adalah file yang kita install, sehingga tidak perlu di back-up. Sedangkan data terdiri atas dua macam, saya bagi atas tendensi frekuensi penggunaan. Ada yang saya sebut Data Lancar, artinya data tsb sering digunakan dan diupdate, ini harus ada di dua sisi, yaitu sisi hardisk (up-date-able) & sisi CD/DVD (back-up-able). Data yang sering diedit adalah data semisal DOC, XLS, PPT, dll. Data yang pasif saya masukkan Data Back-Up. semisal PDF, PIC, JPG, MP3, dll masuk ke kategori siap di burning. Data lancar dibagi lagi atas beberapa pembagian fungsional, yaitu atas peran apa folder tsb digunakan. Ada 3 macam yang saya perankan, yaitu secara struktural (administrasi), fungsional (dosen) & uploader-downloader data. Secara struktural terkait dengan pelayanan kepada mahasiswa, semisal scheduling akademik. Secara fungsional, misal persiapan bahan-2 kuliah & referensi terkait, termasuk didalamnya modul, presentasi, file aplikasi, file program, dll. Biasanya berbentuk DOC, PPT, PPS, PDF, JPG, dll. Untuk uploader-downloader adalah peran saya dalam berinteraksi dengan dunia luar, termasuk dengan blog ini misalnya. Konsep pembagian folder ini masih bisa berubah seiring dengan dinamisasi pemikiran serta besarnya pengaruh sekitar dalam memberikan alternatif terbaik pembagian folder ini. Karena hal yang terbaik biasanya lahir dari pengamatan orang lain, bukan dari kita sendiri. Atau, bisa juga pembagian folder meniru konsep kategori pada blog ini ? Bisa jadi. Inti utama dari pengaturan folder ini adalah kemudahan akses serta ter-sistimatis-nya susunan folder, sehingga menghindarkan terjadinya tumpang-tindih pengelompokan folder yang berimplikasi pada duplikasi file. Kalau sudah ada indikasi ‘dimana saya simpan file xxx ?’ atau ‘Koq ada dua file pada satu hardisk ?’. Maka, folder kita terancam tidak efisien pengelolaannya.