Chatting #1
Lagi mengumpulkan tulisan terkait bahayanya chatting yang melibatkan personal yang tidak saling mengenal satu sama lain dengan kondisi mental yang asih labil. Dikutip dari Waspada Online :
Berita - International 22 Jan 07 21:11 WIB
Terbunuh Setelah Terpedaya Pada Hubungan Lewat Internet
New York, WASPADA Online
Dia adalah seorang anggota Marinir berusia 18 tahun yang berangkat ke medan perang. Di lain pihak, seorang wanita muda yang menarik yang telah mengirimi dia sejumlah foto dan pakaian dalam perempuan. Tetapi masing-masing memiliki satu pikiran.
Pada kenyataannya, mereka adalah dua orang yang berusia paruh baya yang iseng bermain-main di dunia khayal Internet. Mereka merasa kebohongan yang dilakukannya tidak membawa akibat buruk. Ketika seorang pria 22 tahun tertarik untuk ikut ambil bagian dalam chatting itu, kata pihak berwajib, permainan dunia maya mereka berubah jadi permainan maut. “Bila anda berada dalam pembicaraan Internet, maka anda tidak akan mendapat gambaran siapa yang berada di ujung sana,” kata Sheriff Lt. Ron Kenyon. “Anda tidak akan mendapatkan suatu petunjuk.”
Ketika Brian Barrett ditembak mati 15 September lalu di luar pabrik, di mana dia bekerja guna mendapatkan uang tambahan untuk mendanai pendidikannya, para penyelidik dan keluarganya kebingungan. Barrett, 22, adalah seorang guru, atlet yang telah menyelesaikan sekolahnya dan dia pun telah dipercaya menangani tim bisbol Little League dan masih sempat membantu ayahnya menangani satu tim sepakbola. Siapa yang tahu mahasiswa Buffalo State College, maka mereka menganggap dia sebagai seorang yang tenang dan sederhana.
Dia jelas menjadi sasaran. Barrett ditembak tiga kali dari jarak dekat di leher dan lengan kirinya setelah penyerang memanjat masuk ke dalam truknya kira-kira pukul 10:00 malam pada akhir pergantian pekerja di Dynabrade Corp. di Clarence, 20 mil di luar Buffalo. Mayatnya ditemukan dua hari kemudian ketika seorang rekan sekerjanya melihat truk pick-upnya berada di suatu bagian terpencil dari halaman parkir di kompleks perusahaannya.
Pada 27 November, rekan sekerja dan teman baik Barrett yang berusia 47 tahun, Thomas Montgomery, telah dituduh membunuh Barrett. Motifnya, kata para penyelidik, dia cemburu dengan hubungan mesra Barrett dengan seorang wanita berusia 18 tahun yang telah diincar Montgomery sejak setahun lalu.
Tetapi kedua pria itu tak tahu, wanita yang mereka ‘pacari’ lewat Internet itu adalah seorang ibu dari West Virginia yang berusia sekitar 40an tahun. Dia menggunakan identitas putrinya untuk menarik perhatian orang-orang yang gandrung melakukan chatting. Dunia maya, kelihatannya cukup bagi dia dan hampir pasti dia tidak akan pernah bertemu dengan pria manapun dari kedua korban chatting.
Selengkapnya silahkan click Waspada Online.
Semoga bisa diambil hikmahnya tanpa harus paranoid.




